Lintasan Zig-zag Tak Ada Lagi

Tak Berkategori

Senin, 7 Agustus 2023 – 14:14 WIB

Serang –  Pengalaman baru didapatkan Muharam, pria berusia 63 tahun, saat mengikuti praktek SIM di dua lintasan berbeda. Pekan lalu, pria yang sudah memutih rambut, janggut dan kumisnya itu, masih merasakan tes dengan jalur zig-zag dan angka delapan. Pekan ini, jalur lama itu sudah tidak dirasakannya lagi.

Baca Juga :

Polisi Bakal Tindak Pelajar di Bawah Umur yang Berkendara Motor di Jalan Raya

“Alhamdulillah syukur, sekarang agak mudahan, dibandingkan angka delapan sama zig-zag itu. Pernah (uji praktek), enggak lulus, satu kali. Ini yang kedua, ada peraturan baru Kakorlantas ini ada kemudahan,” kata Muharam di Satlantas Polresta Serkot, Kota Serang, Banten, Senin, 7 Agustus 2023.

Karena jalur baru, dia sempat belajar dua kali, sebelum masuk ke ujian sebenarnya. Selama dua kali mencoba, dia mendapatkan arahan dari petugas uji SIM Satlantas Polresta Serkot.

Baca Juga :

Berlaku di Seluruh Indonesia Hari Ini, Begini Rasanya Menjajal Lajur Buat SIM Motor Baru

Ilustrasi ujian SIM motor

Ilustrasi ujian SIM motor

“Dua kali (percobaan), yang pertama kaki jatuh. Enggak bingung, apalagi pak petugas diberi arahan. Saya punya SIM, cuma mati satu minggu,” jelasnya.

Baca Juga :

Jadwal Mobil SIM Keliling Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor Senin 7 Agustus 2023

Selain menghilangkan jalur angka delapan dan zig-zag, lintasan pun di ubah seperti sirkuit dan lebarnya pun ditambah. Garis lintasan lama pun sudah dihilangkan dengan cara dicat hitam.

Saat dipantau pada Senin pagi hingga siang, lintasan uji praktek SIM di Satlantas Polresta Serkot menyerupai dengan desain dari Korlantas Polri, di pinggir lintasan, terdapat garis pembatas yang dipasangi paralon. Jika peserta ujian melewati batas garis, menjatuhkan paralon, atau kakinya turun, maka dianggap gagal.

Halaman Selanjutnya

“Kita dari Satpas Polresta Serkot telah mengubah sesuai peraturan Kakorlantas, jalur zig-zag dan angka delapan kami hapuskan, jadi empat item kami jadi satukan seperti sirkuit, angka 8 kita ubah jadi huruf S, agar mempermudah pemohon, memang banyak suara-suara diluar dari pemohon kesulitan angka delapan yang berputar,” ujar Iptu Rian Nugroho, Kanit Regiden Satlantas Polresta Serkot 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *