RTH Tubagus Angke Jakbar Jadi Tempat Maksiat Pelacuran dan Penuh Kondom Bekas, Ini Cara Sudin Cegah

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Banyaknya kondom bekas dan tisu di area ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mendapat sorotan publik. 

Bagaimana tidak, area itu rupanya sudah dikenal sebagai tempat maksiat prostitusi sejak puluhan tahun lalu.

Bahkan setiap harinya, banyak perempuan malam dan laki-laki hidung belang yang melipir untuk melakukan aktivitas maksiat di tempat tersebut.

Padahal, RTH seharusnya menjadi paru-paru kota yang memberikan suplai oksigen di tengah hiruk pikuk kota Jakarta. 

Terkait hal tersebut, Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat, Romy Sidharta membenarkan ada aktivitas malam yang terjadi di sepanjang area RTH Tubagus Angke.

Sejauh ini, kata Romy pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan hal tersebut. 

Banyaknya kondom bekas dan tisu di area ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mendapat sorotan publik.  Bagaimana tidak, area itu rupanya sudah dikenal sebagai tempat maksiat prostitusi sejak puluhan tahun lalu.

Baca juga: PSK-nya Sulit Ditertibkan, Camat Bakal Bersihkan Jalur RTH Tubagus Angke dari Kondom Bekas Pakai

Salah satunya dengan memasang pencahayaan yang cukup hingga membuat area RTH tetap basah agar tidak diduduki orang.

Namun, upaya itu rupanya tidaklah efektif.

Menurutnya para pemain malam itu kembali datang lagi dan lagi, bahkan dalam jumlah yang lebih banyak.

“Sudah lama, sudah berkali-kali. Kadang kami basahi biar orang enggak ada di situ. Kami siram, kami apain aja tapi tetap aja duduk di warung remang-remang, warung plus plus,” kata Romy saat dihubungi, Sabtu (27/4/2024).

“Pencahayaan juga sudah dibikin dulu biar enggak balik lagi, tapi kan yang jaga juga gak 24 jam. Ada aja gitu ditimpukin (lampu) biar gelap,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Romy memandang bahwa perlu ada koordinasi yang baik antara jajaran pemerintahan kota. Mulai dari Binamarga, SDA, hingga lurah dan camat.

Salah satu hal yang terpikirkan oleh Romy adalah membuat area tanah di RTH Tubagus Angke menjadi miring ke bawah mulai dari Kali Sekretaris hingga ke jalan raya.

Baca Juga  Tampil Percaya Diri saat Debat Kedua Cawapres, Gibran Pakai Jaket Logo Naruto 

Baca juga: Pria Ini Ungkap Lengkap Asal-usul Nama Jalan Pangeran Tubagus Angke di Jakarta Barat

Hal itu dilakukan agar tidak banyak orang yang duduk-duduk atau memanfaatkan tempat tersebut untuk membangun tenda atau warung remang-remang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *