Pemuda Kota Pagar Alam Keluhkan Sempitnya Ruang Inovasi dan Lapangan Kerja

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA– Puluhan pemuda Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan yang tergabung dalam Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) menggelar diskusi untuk mengupas persoalan dan mencari solusi terkait sejumlah persoalan di Pagar Alam

Dalam diskusi bertajuk “Pemuda Pagar Alam, Mau Apa?”, para pemuda tersebut memaparkan berbagai permasalahan yang terjadi di tanah kelahiran mereka.

Co-Founder SKPI, Muhammad Iqbal mengatakan kegiatan ini menjadi ruang penyampaian aspirasi dan bersuara bagi pemuda yang selama ini sangat minim di Kota Pagar Alam.

“Ini adalah proses deliberatif bagi kami anak muda, bersuara, menyampaikan keresahan, yang selama ini mungkin tersumbat karena minimnya ruang diskusi terbuka,” ujar Iqbal melalui pesan tertulisnya, Minggu (1/10/2023)

Baca juga: 85 Ribu Warganya Menganggur, Arief Wismansyah Klaim Kota Tangerang Tidak Kekurangan Lapangan Kerja

Di dalam diskusi, politisi muda Partai Golkar ini mengatakan terkuak sejumlah permasalahan dan aspirasi yang disampaikan oleh puluhan pemuda.

Pertama, minimnya perhatian dari pemerintah Kota dan para stakeholders akan kebutuhan mereka untuk berinovasi dan berkreasi.

Kedua, sempitnya lapangan pekerjaan.

Banyak dari pemuda kota yang telah lulus perguruan tinggi mengalami kesulitan mendapatkan akses pekerjaan.

Ketiga, sarana pendukung dan ruang bergerak di sektor entreprenuer atau usaha juga minim.

“Kami mengetuk perhatian pemerintah agar menolehkan wajah dan berbicara pada kami para pemuda kota. Kami mengajak semua pihak untuk bicara bersama merumuskan solusi, memformulasi rancangan program konkret untuk pemberdayaan pemuda kota,” ujar Iqbal lagi.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan SKPI akan menjadi wadah bagi seluruh kelompok organisasi kepemudaan kota untuk merumuskan langkah konkret menjawab semua persoalan pemuda kota saat ini. Misalnya, isu tentang lapangan pekerjaan yang menjadi persoalan serius selama ini.

Baca Juga  VIDEO Nasdem Bantah Keras KPK Terkait Terima Uang Kasus Korupsi SYL

“Ngumpul bareng, diskusi semacam ini akan sering kita buat. Berikutnya kita akan bahas isu tematik, sehingga nanti bisa berfokus pada rekomendasi konkret menjawab permasalahan kota,” kata Iqbal.

Baca juga: Majukan Kopi Pagar Alam, Sandiaga Pastikan Gelar Festival Kopi Pagar Alam Tahun Depan

Salah satu peserta diskusi, Ketua Umum HMI Cabang Pagar Alam, Rolam Qanun, mengatakan selama ini Kota Pagar Alam tidak memiliki blueprint pembangunan, seolah Kota Pagar Alam berjalan tanpa ada arah yang jelas.

Ia berharap para pemuda kota menjadi penggerak perubahan dan pembangunan Kota Pagar Alam ke depan dan dilibatkan oleh pemerintah dalam setiap program pembangunan.

“Kami berharap pembangunan kota ini ada arah yang jelas dan libatkan kami kelompok pemuda dalam setiap perumusan kebijakan,” ujarnya.

Kegiatan diskusi ini diikuti oleh berbagai organisasi di Kota Pagar Alam meliputi PMII, HMI, IMM, BEM se Kota Pagar Alam, Penggiat Sosial Media dan kelompok organisasi lainnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *