Ketua RT Tidak Tahu Alasan PT Jakpro Tak Mau Pindahkan Warga Kampung Bayam ke Rusun JIS

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN – Ketua RT 09 / 01 Kampung Krapu, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Marjani mengaku belum mendapatkan informasi soal relokasi warga Kampung Bayam.

Sebab, Rumah Susun Sederhana Sewa yang telah dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di JIS belum dihuni warga Kampung Bayam.

Namun, warga Kampung Bayam justru dipindahkan ke hunian sementara Ancol di Jalan Tongkol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

“Sebenarnya kalau warga asli kami tidak ada yang masalah, yang masalah itu kan warga hunian sementara,” ucap Marjani, Rabu (10/1/2024).

Marjani melanjutkan, ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Kampung Bayam tersebut dibagi menjadi empat RT yakni 08, 09, 07 dan 04.

Namun, ia memastikan beberapa warga Kampung Bayam yang ada tercatat di RT 09 sebagian sudah pindah ke Rusunawa Nagrak.

Baca juga: Pemprov DKI Belum Sepenuhnya Pindahkan Warga Eks Kampung Bayam ke Rusunawa Nagrak

“Awalnya itu ada 42 KK yang lapor ke saya, terus setengahnya mengajukan diri pindah ke Rusunawa Nagrak,” tegasnya.

Sebelumnya, Puluhan Kepala Keluarga eks Kampung Bayam saat ini masih tinggal di hunian sementara non permanen di Jalan Tongkol RT 09, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Dari pantauan lokasi, bangunan yang ditinggali oleh warga eks Kampung Bayam itu terbuat dari kayu bekas dan atapnya asbes.

Mereka masih menunggu kejelasan dari Pemprov DKI Jakarta terkait tempat yang dijanjikan yakni tinggal di rumah susun JIS.

Ketua RT 09, Marjani mengatakan, ratusan kepala keluarga Kampung Bayam itu tersebar di RT 09, 08, 07 dan 04.

Ia mengaku, sempat menerima warga Kampung Bayam sebanyak 42 Kepala Keluarga dan sebagian sudah pindah ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Nagrak, Jakarta Utara.

Baca Juga  BMKG Bantah Isu Viral Tiktok Soal Jakarta Akan Lumpuh Karena Gempa Megathrust

“Sekarang mungkin tinggal setengahnya yang tinggal di sini, sekira 25 Kepala Keluarga,” ucap Marjani kepada Warta kota, Rabu (10/1/2024). (m26)



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *