Dinkes DKI Klaim DBD Turun Sejak Mei, Mulai Sebar Nyamuk Wolbachia di Kembangan Jakbar

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR – Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengklaim kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta sudah mulai menurun sejak akhir Mei 2024 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan DKI, Ani Ruspitawati mengatakan, sampai 31 Mei 2024 jumlah warga yang terpapar DBD sebanyak 2.900.

Ia mengaku, salah satu upaya pengendalian penyebaran penyakit DBD yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah warga.

“Terkait nyamuk wolbachia yang nanti juga menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan angka DBD (di Jakarta),” katanya, Selasa (11/6/2024).

Menurut Ani, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat menjadi lokasi pertama penyebaran nyamuk wolbachia di DKI Jakarta.

Baca juga: Waspada Warga Jakarta, di Rumah Ada Jentik Nyamuk DBD Kena Denda Rp 50 Juta

Namun, penyebaran itu belum dilakukan Dinas Kesehatan DKI karena masih dalam tahap persiapan secara matang.

“Saat ini, belum kita mulai, masih persiapan, semuanya siap, termasuk masyarakat siap, baru kita akan melepaskan nyamuk,” terangnya.

Ani mengimbau kepada warga Jakarta untuk menjaga kebersihan lingkungan karena itu merupakan tanggungjawab semua orang.

Sehingga, kata Ani bisa menghasilkan lingkungan yang bersih dan tidak ada sarang nyamuk DBD di dalam rumahnya.

“Semua untuk memastikan bahwa lingkungan rumahnya, lingkungan tempat kerjanya, sekolahnya, itu tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk DBD harus dicek kembali,” imbuhnya.

Baca juga: Kasus DBD di RSUD Tamansari Awal Mei 2024 Kembai Naik, Ada 15 Orang Dirawat

Sebelumnya, Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Tamansari awal Mei 2024 bertambah menjadi 15 orang.

Kepala Seksi Pelayanan Publik RSUD Tamansari, dr Ngabila Salama mengatakan, 15 orang itu terdiri dari tiga dewasa dan 12 anak-anak.

“Akan tetapi tidak ada kasus kematian. Semua masih aman terkendali, karena belum ada perubahan keparahan pada kasus DBD yang ditemukan,” ujar Ngabila, Jumat (3/5/2024). (m26)

Baca Juga  Syahrul Yasin Limpo Terjerat Kasus Korupsi di Kementan, Warga: Gitu Amat jadi Menteri

 

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *