Berpuasa Tetap Gemuk? ini Penyebab Obesitas dan Cara Mengukur Indeks Massa Tubuh

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA –  Ibadah puasa tinggal menghitung hari. Idealnya saat hampir 14 jam Berpuasa,  orang akan turun berat badannya.

Namun banyak juga yang merasakan timbangan naik dan kelebihan berat badan.

Secara umum, kelebihan berat badan dan obesitas menunjukkan berat badan lebih besar dibandingkan badan sehat.

Obesitas adalah suatu kondisi kronis yang ditandai dengan kelebihan jumlah lemak tubuh.

Sejumlah lemak tubuh diperlukan untuk menyimpan energi, insulasi panas, penyerapan guncangan, dan fungsi lainnya.

Indeks massa tubuh (BMI) menjadi parameter terbaik untuk menentukan obesitas, ditentukan tinggi dan berat badan seseorang.

BMI sama dengan berat badan seseorang dalam kilogram (kg) dibagi tinggi badannya dalam meter (m) kuadrat.

BMI menggambarkan berat badan relatif terhadap tinggi badan, terdapat korelasi kuat dengan kandungan lemak tubuh total pada orang dewasa.

Normal : BMI 18,5-24,9
Kegemukan: BMI 25-29,9
Obesitas: BMI di atas 30
Obesitas yang tidak wajar: BMI di atas 40

Obesitas

Obesitas telah mencapai proporsi epidemi di Amerika Serikat.

Lebih dari dua pertiga orang dewasa mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, dan satu dari tiga orang Amerika mengalami obesitas.

Prevalensi obesitas pada anak meningkat tajam.

Obesitas juga meningkat pesat di seluruh dunia.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Jokowi dan Iriana Penuh Semangat Tonton Langsung Timnas Indonesia Vs Filipina di GBK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *