Banyak Warga Tertipu Hoaks Harga Uang Kuno, Jual Koin Rp1.000 Berharap Rp1 juta

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Merosotnya minat pembeli uang kuno membuat Bahari (58), pedagang uang kuno di Pasar Baru, Jakarta Pusat hanya bisa menghela nafas panjang.

Sebagai kepala rumah tangga, ia harus memikirkan cara untuk tetap membuat dapur mengebul. Penghasilannya yang tak seberapa dari penjualan uang kuno tak mampu menutupi biaya dapur. 

Alhasil, ia mengandalkan pinjaman atau menjual sebagian uang kuno miliknya kepada kolektor di atasnya untuk biaya dapur.

Meski dalam kondisi sulit, justru ia iba akan adanya warga yang tertipu harga uang kuno dari sosial media.

“Kalau di online kan mereka tidak bisa melihat keaslian uangnya. Kalau langsung datang bisa nih. Dan mereka juga ada yang terjebak dengan harga hoax di sosial media,” ujar pedagang uang kuno sejak 12 tahun lalu ini, Sabtu (20/4/2024).

Bukan tanpa alasan, ia kerap kedatangan warga yang hendak menjual uang kuno dengan harga tinggi gegara melihat info di internet.

Baca juga: Cerita Bahari 12 Tahun Jualan Uang Kuno, Tetap Bertahan Meski Pasar Merosot demi Sejarah

Baca juga: Cak Imin Belum Putuskan Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024, Kader Bukan Faktor Utama

Ia mengisahkan peristiwa belum lama ini saat seseorang hendak menjual uang koin Rp 1000 bergambar kelapa sawit.

“Ia menjual Rp 1.000.000 karena dapat informasi di sosial media. Saya bilangin, kalau harganya segitu, saya berikan dua koin serupa milik saya ke dia. Nah, kalau harganya segitu, koin-koin saya pasti sudah hilang dong saat saya tinggal makan atau shalat,” ujarnya.

Tak hanya itu, ada pula warga dari luar Jakarta yang datang menjual uang kertas bernilai Rp 5.000 bergambar sasandu dengan harga ratusan ribu.

Bahari lalu menjelaskan, bahwa harga uang tersebut tidaklah sampai ratusan ribu. Ia meminta agar warga tak tertipu informasi di sosial media.

Baca Juga  Video Detik-detik Gudang Peluru di Bekasi Meledak, Takbir & Teriakan Histeris Warnai Kepanikan Warga

“Saya kasihan juga, lalu saya beri ongkos ibunya untuk pulang. Kasihan sebenarnya. Harga uangnya Rp 5.000,” katanya.

Adapun berjualan uang kuno, Bahari hanya berharap pemerintah bisa meningkatkan perekonomian warga. Ia yakin, jika ekonomi warga membaik, akan berdampak ke usahanya. (raf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *